Ilmiah Pendidikan

 Apa itu artikel ilmiah ?

Artikel ilmiah adalah laporan yang ditulis untuk memaparkan hasil penelitian, penyaduran, dan pemahaman yang dilakukan seseorang atau tim sesuai dengan kaidah dan etika keilmuan tertentu. Selain itu, artikel ilmiah merupakan salah satu bagian dari komunikasi dalam kehidupan akademik yang digunakan untuk jejaring penelitian di suatu tempat dengan tempat lain.


Dikutip dari buku Publikasi Jurnal Nasional oleh Ramdhan Witarsa, artikel ilmiah juga digunakan untuk mendapatkan hak intelektualitas penemuannya. Nantinya, baik mahasiswa ataupun masyarakat umum dapat membaca hasil penelitian tersebut melalui repositori universitas masing-masing.

Ciri-ciri Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Dijelaskan dalam buku Penelitian Tindakan Kelas Teori dan Aplikasinya oleh Dr Moh Toharudin, adapun ciri-ciri artikel ilmiah yang baik dan benar adalah sebagai berikut.

1. Objektif
Isi artikel ilmiah hanya dapat dikembangkan dari keadaan yang secara aktual memang ada. Eksistensi fenomena yang menjadi fokus pembahasan berbeda antara bidang ilmu yang satu dengan yang lainnya.

2. Menyajikan Informasi
Selain memaparkan hasil penelitian, di dalam artikel ilmiah juga terdapat ide atau pendapat untuk memecahkan suatu masalah.

3. Rasional
Artikel ilmiah seharusnya ditulis berdasarkan hal-hal yang menyangkut rasionalitas.

4. Kritis
Mahasiswa yang membuat artikel ilmiah harus kritis. Sebab, tulisan yang mereka buat berfungsi sebagai wadah dalam menyampaikan kritik terhadap sesuatu hal yang menjadi polemik.

5. Reserved
Dalam hal ini, penulis harus menahan diri, hati-hati, dan tidak boleh mengklaim secara berlebihan terhadap artikel ilmiah yang dibuat. Selain itu, penulis harus jujur, lugas, serta tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.

6. Menggunakan Gaya Bahasa Formal
Setiap artikel ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa wajib menggunakan bahasa formal, sehingga hanya fokus ke dalam ilmu saja dan tidak menyematkan gaya bahasa santai. Selain itu, pengutipan sumber harus disertai dengan identitas yang jelas.

Contoh Artikel Ilmiah Singkat Berbagai Tema

Setelah memahami pengertian dan ciri-cirinya, mari kita simak contoh artikel ilmiah singkat di bawah ini. Namun sebagai pengingat, jangan menyalin contoh artikel ilmiah di bawah secara menyeluruh, karena pada dasarnya artikel ilmiah merupakan hasil dari ide atau gagasan setiap mahasiswa. Jika kamu menyalin secara menyeluruh, maka akan termasuk plagiasi dan melanggar peraturan. Penelitianmu bisa dianggap tidak sah.

1. Contoh Artikel Ilmiah Singkat tentang Potensi Kerajinan Tangan dari Serat Alam
BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Indonesia sebagai salah satu negara tropis sudah pasti memiliki sumber daya yang berlimpah, termasuk dalam kekayaan alam. Salah satu hasil kekayaan alam yang bisa dijadikan bisnis adalah serat alam. Bahkan, sebagian besar dari serat alam tersebut hanya bisa ditemukan di Indonesia. Hal ini bisa dijadikan sebagai potensi bisnis tidak hanya di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri.

Beberapa serat alam yang bisa digunakan sebagai bahan kerajinan tangan adalah eceng gondok, daun pandan, sabut kelapa, pelepah pisang, rotan, dan lain sebagainya. Setiap serat alam yang sudah disebutkan tersebut memiliki karakteristik masing-masing yang khas. Hal ini mampu menarik minat wisatawan mancanegara untuk membeli kerajinan ini, karena memang unik dan tidak ada di negaranya.

2. Rumusan Masalah

a. Apa sajakah serat alam yang berpotensi dijadikan kerajinan tangan?
b. Bagaimana proses pembuatan kerajinan tangan tersebut?
c. Apa saja jenis produk yang bisa dibuat dari serat alam?

3. Tujuan Penelitian

a. Untuk menyelesaikan tugas dari PKK.
b. Berbagi wawasan kepada pembaca.
c. Membagi informasi tentang kekayaan Indonesia berupa serat alam.
d. Meningkatkan nilai jual serat alam khas Indonesia.

BAB II

PEMBAHASAN

Pengertian Serat Alam dan Jenisnya

Ada banyak sekali jenis serat alam yang bisa dijadikan kerajinan tangan dan berasal dari Indonesia. Beberapa jenis tumbuhan tersebut adalah:

• Eceng Gondok

Tumbuhan eceng gondok dikenal sebagai tumbuhan air yang bisa tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali. sebelum dijadikan bahan untuk kerajinan tangan. Tumbuhan yang satu ini biasa mengganggu ekosistem ikan dengan nilai ekonomi yang rendah.

Tumbuhan ini memiliki karakteristik serat yang kuat. Dengan begitu, banyak orang membuat olahan eceng gondok untuk dijadikan berbagai jenis kerajinan tangan. Serat ini juga perlu untuk dikeringkan terlebih dahulu sebelum dipakai sebagai bahan baku kerajinan tangan.

• Daun Pandan

Serat alam yang sudah lama menjadi primadona dalam pembuatan kerajinan tangan adalah daun pandan. Daun yang satu ini memiliki serat yang juga kuat, meskipun tidak setebal eceng gondok. Tumbuhan pandan juga termasuk ke dalam tumbuhan yang mudah dicari, sehingga pemanfaatan dari segi ekonomi bisa berlangsung dalam industri pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar daun pandan.

• Rotan

Salah satu serat yang juga sudah cukup terkenal sebagai bahan baku untuk kerajinan perkakas rumah adalah rotan. Serat yang satu ini sangat kokoh dan tetap fleksibel, sehingga mudah untuk dibentuk menjadi berbagai jenis produk.

• Sabut Kelapa

Pohon kelapa sudah lama dikenal sebagai pohon yang setiap bagiannya bisa dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Bahkan sabut kelapa juga bisa dijadikan banyak sekali produk kerajinan tangan bernilai tinggi.

• Pelepah Pisang

Dahulu kala, pelepah pisang hanya dianggap sebagai salah satu material yang tidak terpakai alias hanya jadi sampah. Saat ini, ada banyak sekali pengrajin yang memanfaatkan pelepah pisang untuk menjadi bahan untuk dilukis. Nilai ekonomis juga jadi meningkat dengan adanya lukisan tersebut.

• Kulit Jagung

Serat alam terakhir yang bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku serat alam adalah kulit jagung. Material yang satu ini biasa dimanfaatkan menjadi berbagai hiasan dinding yang berbentuk rangkaian bunga. Nilai jual dari kerajinan tangan yang satu ini juga cukup tinggi.

Proses Pembuatan Kerajinan Tangan Serat Alam

Prinsip dari penggunaan serat alam sebagai bahan baku kerajinan tangan adalah pengeringan. Proses pengeringan membuat serat alam memiliki ketahanan penyimpanan lebih lama dibandingkan dengan serat alam basah. Setelah itu, serat alam di-bleaching, sehingga warnanya lebih muda dan tidak terlalu coklat.

BAB III

PENUTUP

Ada banyak sekali hasil kerajinan tangan yang bisa dibuat dari serat alam. Serat alam rotan dapat digunakan untuk membuat perkakas rumah tangga. Sedangkan berbagai jenis serat alam lainnya bisa dibuat menjadi tas, laundry basket, maupun keranjang.

Kunjungi juga : 
Resep bunda 


Komentar